UTUH
Halo semua! Hari ini aku memberikan sesuatu yang sedikit berbeda. Hari ini aku menyortir file dan aku menemukan puisi iniiiiiii. Aku menulis puisi ini sekitar satu tahun yang lalu. Sepertinya, aku sedang berada dalam kondisi yang tidak terlalu baik waktu itu. Aku rasa, puisi adalah salah satu media buat aku mencurahkan isi hati ini *ehehehe.
Udah cukuplah basa-basinya, selamat menikmati~
********
Utuh
oleh: Amelia
Dalam hidup, aku merasakan begitu banyak emosi
Namun banyak pula yang tidak aku mengerti
Terkadang aku merasa jatuh terlalu dalam
Jauh ke dalam hingga hanya ada kegelapan yang membungkam
Ketika dunia memberikan segala
Aku begitu naif, mengira semua itu akan selamanya
Melupakan dua kutub yang berbeda
Melupakan semua ini hanyalah roda
Aku yang begitu lemah dan tertatih kala itu
Tidak mampu mencerna, menerima langit biru
Bukan aku tidak mau
Tapi luka itu begitu menganga, aku… aku…
Ya, aku berusaha jujur pada diri ini
Hei kamu sedang tersakiti
Kegagalan demi kegagalan menghantam tanpa henti
Kamu telah berjuang sejauh asa, hingga kamu menemukan tapi
Orang berpikir aku gila kala berbincang tanpa lawan
Tapi aku tak selalu menyentuh awan
Menerima hidup adalah sebuah gradasi
Bahwa aku tidak mungkin selamanya menjadi
Komentar
Posting Komentar